Kenapa Indocement?
Simpel. Sebagai seorang mahasiswa yang sedikit kurang prepare (read: belum mengirim proposal KP jauh-jauh hari eh bulan), masih punya tanggungan Tugas Akhir dan Penelitian, akhirnya memutuskan mencari tempat KP yang 1 bulan. Pengennya di Chandra Asri sebenarnya, tapi berhubung dapat banyak gosip dari kakak angkatan kalau Chandra Asri termasuk dalam kategori membutuhkan-waktu-lama-untuk-menunggu-diterima, udah sempat telfon perusahaannya juga dan katanya penuh, akhirnya memutuskan untuk ganti haluan. Pilihan kedua adalah Kujang, tapi kata kakak angkatan *piiip*, jadi batal juga akhirnya. Kemudian ditawari kakak angkatan untuk KP di Indocement, kebetulan ayahnya temennya kerja disana dan bisa lewat dia, yaudah iya-in aja. Akhir September mengirim proposal, pertengahan November diterima. Sebenernya nggak lewat "orang dalam" juga nggak susah kok ngajuin KP di Indocement karena membuka kesempatan KP tiap bulan.

Plant Indocement ada di 3 lokasi, yaitu Citeureup, Cirebon, dan Tarjun. Saya di Indocement Citeureup. Kebetulan teman saya, sebut saja Yogya tinggalnya di Bogor, dan kebetulan lagi budhenya tinggal di dekat Indocement. Alhamdulillah jadi mudah mencari kos-kosannya eh kontrakan, kalau disini istilahnya kontrakan, biasanya tempatnya "kosongan", susah cari yang "isian". Tinggal disini lumayan tantangannya wkwkwk. Berhubung jarang anak kos, kebanyakan adanya keluarga yang ngontrak, alhasil warung makan pun bisa dikatakan jarang. Jadi, kadang saya dan partner makan pagi dan makan malam di warung yang sama. Seringnya, tiap hari juga makan di warung yang sama. Untuk menuju pabrik, kita jalan kaki, kira-kira 20 menit lah, kalaupun naik angkot tetep harus jalan kaki *read: 3/4 perjalanan adalah jalan di gang kecil*.
Sebelum Kerja Praktek dimulai, kami dibekali Training selama 3 hari *jangan berharap training terus pulang pagi, tetep pulang jam kerja wkwk*. Waktu training diajak plant tour *dengan bus, bukan jalan kaki* dan dijelasin macem-macem mulai dari profil perusahaan, proses produksi, K3, alternatif fuel, penyakit akibat kerja, CSR, mining division, tata tertib dsb yang semuanya sangat menghipnotis mata kita, ngantuk maksudnya, mau tidur nggak enak karena bawa nama almamater, mau nggak tidur tapi tetep aja kadang ketiduran. Eh ada sih yang nggak bikin ngantuk, yang pembicaranya koplak dan kocak wkwkwk. Namun, semua materi bermanfaat kok. Teman kerja praktek kita ada dari UII,UPN,Universitas Sultan Ageng, Elins UGM, sama UNS, dan juga anak-anak SMK yang heboh dan super alay. Jam kerja dari pukul 08.00-17.00 WIB, berhubung kosan jauh biasanya saya dan partner berangkat setengah 7 pulang ke kos setengah 7. Hal yang paling menakutkan saat Kerja Praktek adalah "ketinggalan bis" hahaha. Jadi, untuk menuju ke plant masing-masing kita memakai bus perusahaan yang adanya hanya di jam tertentu, fyi di Citeureup ada 9 plant aktif dan 1 plant baru yang masih dalam proses.
Hari pertama KP dikenalkan dengan pembimbing lapangan, namanya Pak Rizki, masih muda sih, angkatan 2008,
tapi udah nikah. Setelah itu kami diberi gambaran lebih detail tentang proses produksi oleh pak Rizki kemudian siangnya
Plant Tour. Asik lah pokoknya, meskipun
so tired, dua jam coy keliling sampai lantai paling atas.
Fyi,
engineer disini nggak ada yang perempuan, terlalu kasian katanya, wkwkwk.
 |
| Rotary Dryer |
 |
| Partner! |
Kalau
ada yang tanya, KP di pabrik semen dapet ilmu nggak? Dapet dong, tapi ya
ilmu tentang semen. Alat industri pabrik semen memang relatif sedikit
jika dibandingan dengan pabrik lain, yaitu alat pengangkut padatan, dryer, alat
mill, grate cooler, suspension preheater, kiln, electric precipitator,
gas conditioning tower, alat penyimpan padatan, dan sekitarnya. Jangan berharap lihat absorber, menara distilasi atau reaktor yang aneh-aneh disini. Semakin banyak inisiatif bertanya, semakin bertambah ilmu yang didapatkan. Yang terpenting, KP itu selain belajar tentang proses di pabrik itu juga belajar untuk penyesuaian diri di lingkungan kerja, mengenal manajemen perusahaan dan bisa sedikit ada gambaran tentang peran process engineer secara nyata.
Sekian. Lanjut lagi kapan-kapan yaa.